Risalah MESI

Prospek Rekonsiliasi Mesir Pasca-kudeta

Pasca kudeta Mesir 2013, Presiden sementara yang di tunjuk oleh militer adalah Adly Mansour. Pemerintahan yang didukung militer ini mengumumkan akan membentuk rancangan konstitusi baru yang dibuat oleh tim panel yang diberi waktu tenggat 30 hari. Selain itu, Adly Mansour juga merencanakan pemilu parlemen yang diselenggarakan pada awal tahun 2014. Ini sesuai dengan road-map yang ditawarkan militer pada pemerintahan sipil saat Morsi turun dari jabatannya.

Tampak poster Mursi tersangkut di kawat berduri dengan latar belakang beberapa tentara berjaga.

Tampak poster Mursi tersangkut di kawat berduri dengan latar belakang beberapa tentara berjaga.

Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bentuk kejelasan masa depan politik Mesir setelah pada tanggal 3 Juli 2013 lalu Presiden Morsi digulingkan oleh militer. Presiden interim ini juga membentuk struktur pemerintahan yang baru dengan  menunjuk Hazem al-Beblawi sebagai perdana menteri yang baru dan menawarkan posisi menteri di kabinet yang baru dibentuk kepada Ikhwanul Muslimin dan Salafi, ketika tulisan ini di buat kedua kelompok ini menolak tawaran tersebut.

Sebelumnya, 8 Juli 2013, Militer Mesir memberondong tembakan ke arah demonstran pasca subuh di dekat barak garda nasional, tempat yang diyakini para pendukung Ikhwanul Muslimin sebagai tempat Morsi ditahan. Insiden ini membuat 51 orang meninggal dan ratusan yang lainnya terluka. Pihak militer mengatakan bahwa yang mereka lawan saat itu adalah teroris yang berniat melakukan penyusupan, dan teroris ini yang menyerang terlebih dahulu. Pihak Ikhwanul muslimin mengklaim ratusan korban yang berjatuhan, termasuk wanita dan anak-anak, tentunya klaim ini disanggah oleh pihak militer.

Tak berapa lama setelah pihak militer menggulingkan pemerintahan Morsi,  militer menahan para pimpinan dan sejumlah anggota Ikhwanul Muslimin, membungkam media massa mereka, dan yang terakhir menembaki para massa yang mendukung mereka (pro-Morsi). Ya, itu yang terjadi, at least itu yang diklaim oleh beberapa media.

Lalu, in all of a sudden, militer dan pemerintah sementara, menawarkan posisi menteri ke Ikhwanul Muslimin. Penulis kira tawaran ini tidak terlalu “seksi” untuk ditawarkan kepada  kelompok Ikhwanul Muslimin, buktinya mereka menolak tawaran posisi menteri di kabinet yang baru. Selain itu tidak ada jaminan, militer tidak akan melakukan kudeta lagi setelah pemilu 2014.

Militer mesir bisa saja berargumen bahwa intervensinya kedalam politik sebagai bentuk menjaga stabilitas politik dan keamanan, tetapi jatuhnya 51 korban sipil ini mengatakan lain. 51 korban ini merupakan konsekuensi militer sebagai alat kekerasan negara, yang mengambil peranan dalam bidang politik. Secara natural militer menggunakan cara koersif dan memaksa untuk mencapai tujuannya. Korban sipil masih akan berjatuhan selama militer berada di arena politik dan mengacungkan senapannya ke arah warga sipil. Akibat kejadian ini pun simpati internasional tidak berpihak kepada militer mesir.

Solusi untuk mengakhiri kekacauan dan mencapai kestabilan politik, tentunya harus bisa meraih dukungan seluruh rakyat mesir dalam proses pembentukan pemerintahan yang baru, termasuk kelompok Ikhwanul Muslimin sebagai kekuatan massa terbesar dan tentunya kelompok militer. Untuk melakukan ini Militer harus menghentikan aksi kudeta mereka, dengan mengembalikan para pimpinan Ikhwanul Muslimin yang mereka tangkap kepada para pendukungnya,  dengan syarat melakukan dialog dan rekonsiliasi kepada para pihak oposisi. Penulis kira ini adalah salah satu solusi yang tersedia untuk mengakhiri krisis politik di Mesir, setelah itu pemerintahan Mesir masih menghadapi ancaman krisis ekonomi yang bisa meningkatkan keresahan sosial di  Mesir.

M. Andi Nasrullah, 11 Juli 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s