#MESIUpdate

Hari ini Referendum Mesir

Protes rakyat Mesir

Rakyat Mesir hari ini akan mengadakan referendum terhadap konstitusi baru hasil kerja dewan konstituante. Front Penyelamat Nasional (FPN, aliansi kubu oposisi/antipemerintah) dua hari sebelumnya telah sepakat untuk ikut dalam referendum 15 Desember ini namun untuk memberikan suara: tidak. Sikap FPN tersebut tidak mampu meredakan ketegangan antara massa propemerintah dan antipemerintah. Meski demikian, sikap FPN ini memberi kelegaan karena ada itikad untuk mengakhiri krisis politik di Mesir.

Tahap pertama referendum adalah 15 Desember dan tahap kedua pada 22 Desember. Jumlah rakyat yang memiliki hak suara pada tahap pertama ini sekitar 26,6 juta jiwa dari total 83 juta jiwa. Sebanyak 120.000 personel militer dan 6.000 kendaraan militer disiapkan untuk mengamankan jalannya referendum. Militer masih memegang kewenangan untuk menangkap siapapun yang dianggap mengancam proses referendum dan ketentraman nasional. Jalannya referendum akan diawasi 7.000 orang hakim dan sejumlah NGO (organisasi nonpemerintah). Kemarin menjadi hari terakhir kampanye bagi kedua kubu untuk mengumpulkan dukungan dalam referendum. Referendum ini diprediksi akan menentukan nasib politik Mesir dalam era demokrasi mendatang. Apakah akan menjadi demokrasi Islamis ala Ikhwanul Muslimin ataukah demokrasi sekuler seperti yang diserukan oposisi.

(sumber: Kompas, 14-15 Desember 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s